Pengamen anak jalanan : aku tidak ingin hidup seperti ini, namun apa daya takdirku begini..
aku tidak ingin mengemis, karena aku tahu aku masih mampu mengais..
Mungkin kalimat diatas terasa begitu kasar maknanya, namun itulah kenyataan kondisi anak jalanan di Indonesia khususnya kota - kota metropolitan seperti jakarta.
Tulisan ini bukanlah sebuat cerita yang ditulis  pengamen anak jalanan, karena tulisan ini hanyalah opini dari seorang mahasiswa yang melihat realita anak jalanan. Hampir setiap hari terlihat anak jalanan mengamen, dari yang baik - baik meminta duit dari para pendengarnya hingga yang dengan kasar dan memaksa meminta duit sambil memegang sebuah silet tajam..
aku tidak menyalahkan mereka, aku tidak menyalahkan pemerintah, dan tidak pula keluarga mereka..atas apa yang membuat mereka seperti itu..dalam hati aku tetap berdoa atas keselamatannya hingga semoga masa depannya dapat lebih baik..
Lirik lagu diatas. sepenggal dari lagu yang dinyanyikan oleh pengamen anak jalanan…sedih rasanya melihat dirinya yang memegang gitar kecil, tanpa beralaskan alas kaki, serta keringat yang membasahi tubuhnya..
Mungkin bagiku nyanyiannya bukanlah sebuah lagu, namun lebih sebagai rintihan seorang anak jalanan yang tabah menghadapi keadaannya..Ohh..apa yang bisa aku lakukan ? padahal hampir setiap hari aku diajarkan oleh guruku untuk dapat mengentaskan kemiskinan…toh, kemiskinan yang terlihat di depan mataku tidak dapat aku selesaikan..
Terima kasih anak jalanan..kamu telah mengajarkanku sebuah nilai kebaikan..

sumber :http://umum.kompasiana.com/2010/04/27/cerita-pengamen-anak-jalanan-127860.html

Analisa :menurut saya pengamen dan anak jalanan yang sangat banyak harusnya mendapat perhatian lebih dari pemetintah,karena setiap anak pasti punya mimpi masing-masing yang hanya bisa dicapai kalau mereka bersekolah.hampir kebanyakan pengamen dan anak jalanan itu berhenti sekolah karena tidak memiliki biaya untuk sekolah.karena itulah akhirnya mereka lebih memilih mengamen untuk mendapatkan uang jajan atau membeli mainan karna orang tua mereka tidak mampu untuk membelikannya.semoga kedepannya pemerintah lebih memerhatikan anak jalan dan pengamen di kota jakarta ini.

0 komentar:

Posting Komentar