CPU ( Central Processing Unit ) adalah otak sebuah komputer
yang berada
pada unit pemrosesan (Process device). Fungsi CPU adalah sebagai pemroses dan
pengolah data yang selanjutnya dapat menghasilkan suatu informasi yang
diperlukan. Pada komputer mikro unit pemrosesan ini disebut dengan micro-
processor (pemroses mikro) atau processor yang berbentuk chip yang terdiri dari
ribuan sampai jutaan IC. Fungsi utama dari CPU bekerja dengan aritmatika dan
logika terhadap data yang terdapat dalam memori atau yang dimasukkan melalui
unit masukkan seperti keyboard, scanner, atau joystick. Kecepatan processor
atau CPU ini diukur dengan satuan hitung hertz atau clock cycles.
Perangkat keras yang terdapat pada CPU terbagi atas beberapa
perangkat
diantaranya adalah sebagai berikut :
I. MOTHERBOARD
Motherboard adalah sebuah papan sirkuit
dan panel-panel elektronik yang menggerakan system PC secara keseluruhan.
Secara prinsip, sebuah motherboard terdiri atas beberapa bagian yakni
system CPU (processor), sirkuit clock/timing, Ram, Cache, ROM BIOS, I/O port
seperti port serial, port pararel, slot ekspansi,prot IDE.
Gambar motherboard akan tampak seperti pada gambar dibawah ini :

I.1. Chipset
Chipset merupakan sepasang chip yang mengendalikan
processor dan fitur-
fitur yang terdapat pada motherdoard secara menyeluruh. Sepasang chip ini, yang
pertama disebut North Bridge Chip dan yang satunya disebut South Bridge Chip.
I.2. BIOS
Basic Input Output System (BIOS) merupakan firmware
atau software kecil
yang diisikan pada sebuah chip untuk mengatur dan mengkonfigurasikan sistem
PC. Ia pengatur dan pengendali kerja sistem komputer saat pertama kali hendak
bekerja, sebelum masuk ke sistem operasi.
Secara lengkap, BIOS pada motherboard modern memiliki tugas antara
lain:
1. Mendeteksi dan melakukan konfigurasi perangkat-perangkat media
penyimpan standar yang biasanya dimiliki sebuah PC.
Perangkat-perangkat ini
misalnya harddisk, drive optik,floppy drive, dan lain-lain.
2. Melakukan Power On Self Test (POST) untuk mendeteksi, apakah
perangkat-perangkat vital sudah terinstal dengan benar pada sistem
PC.
3. Mendeteksi dan menentukan letak sistem oprasi yang terpasang pada PC.
4. Melakukan pengaturan waktu secara real time. waktu yang diatur pada BIOS
ini nantinya juga akan digunakan pada sistem operasi.
5. Melakukan konfigurasi memori utama maupun memori cache yang terdapat
pada sistem.
6. Mendeteksi dan melakukan pengaturan untuk port-port yang terpasang pada
motherboard PS/2, USB, Port Paralel, Port Serial, dan lain-lain.
7. Mendeteksi dan melakukan pengaturan frekuensi kerja yang dipakai pada
prosesor, termasuk mendukung beragam tipe prosesor yang mungkin
digunakan PC.

I.3. Chip CMOS
Chip CMOS bertugas menyimpan semua
pengaturan yang dilakukan oleh
pengguna. Agar pengaturan-pengaturan pada BIOS dapat terus tersimpan dalam
chip CMOS yang menggunakan memori NVRAM/TC (Non Volatile RAM/Real-
Time Clock). Chip CMOS sendiri bentuknya beragam. Jika pada generasi
pentium-III atau sebelumnya bentuknya mirip dengan IC yang beredar, saat ini
chip CMOS bentuknya lebih ramping dan biasanya hanya berbentuk bujur
sangkar dengan ukuran yang sangat kecil. Meski ukurannya kecil, rata-rata chip
CMOS pada motherboard modern berisi program BIOS dengan kapasitas 4 MB.
Bentuk dari Chip CMOS akan tampak seperti pada gambar dibawah ini :

**Gejala kerusakan :
Sama halnya dengan motherboard, setelah dihidupkan, tidak
ada tampilan di
monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led)
monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak
ada suara beep di speaker. Kita harus hati-hati dalam Update Bios, jangan
sampai keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda pun tidak
dapat masuk ke BIOS.
**Solusi :
Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis
Motherboard tertentu
yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS
yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan
Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya.
Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore,
kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali.
Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke
Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam
pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.
I.4. CMOS Battrey
Baterai CMOS berfugsi untuk menyuplai arus secara terus
menerus sehingga
pengaturan BIOS yang telah dibuat pada chip CMOS tidak hilang. Baterai CMOS
yang banyak dipakai umumnya berbentuk bundar pipih terbuat dari lithium dari
tipe CR2032 yang cukup tahan bekerja hingga ribuan jam. Baterai jenis ini dapat
diganti dengan mudah bila kemampuannya sudah menurun atau habis.
Gambar dari baterai CMOS akan tampak seperti pada gambar dibawah ini :

I.5. Soket Processor
Soket adalah tempat dudukan prosesor pada motherboard.
Dudukan ini
berbentuk segi empat dengan lubang-lubang kecil tempat tertancapnya kaki-kaki
(pin-pin) prosesor yang tersusun membentuk matriks 2 dimensi. Susunan, letak,
dan jarak antar lubang sama persis dengan susunan, letak, dan jarak antar
pin-pin pada prosesor.
Istilah soket (nama lengkapnya adalah soket CPU atau
soket prosesor) telah
digunakan secara luas dalam dunia komputer untuk menggambarkan konektor
yang menghubungkan motherboard dengan prosesor, khususnya untuk tipe
komputer desktop dan server.
**Gejala kerusakan :
Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator
(led) di
panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power
supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.
gambar soket processor :

I.6. Slot Memory
Slot memory adalah tempat untuk memasangkan memory RAM
pada
motherboard.
**Gejala kerusakan :
a) Pada AMI BIOS :
Monitor tidak menampilkan apa-apa dan terdengar bunyi
beep 1x
artinya Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau rusak
b) Pada AWARD BIOS :
Monitor tidak menampilkan apa-apa dan terdenganr bunyi
beep 1xpanjang.
**Solusi :
Periksa regulator memory pada motherboad anda.

I.7. Slot Ekspansi
Slot ekspansi yang terdapat pada motherboard DFI
Lanparty UT NF590 SLI
akan tampak seperti pada gambar dibawah ini :

a. Slot PCI Express (VGA)
PCI Express merupakan slot yang menghubungkan kartu grafik
dengan
motherboard.
**Gejala kerusakan :
Gambar yang terdapat dimonitor tidak dapat dimaksimalkan.
**Solusi :
Bersihkan slot, apabila gambar yang tampil belum berfungsi
secara normal,
periksa regulator yang berada di pinggir slot VGA tersebut.
b. Slot PCI (Peripheral Component Interconnect)
Slot PCI merupakan slot yang menghubungkan antara
motherboard dengan
perangkat tambahan lainnya seperti kartu suara, modem, dan lain-lain.
**Gejala kerusakan :
Yang dipasang pada slot PCI tidak dapat berfungsi
sebagaimana mestinya..
**Solusi :
Bersihkan slot, apabila masih seperti demikian, periksa
regulator yang berada
di pinggir slot PCI tersebut.
I.8. Soket Power Supply
Soket power supply merupakan penghubung antara motherboard dengan
power connector dari power supply. Soket power supply akan tampak seperti pada
gambar dibawah ini :

I.9. SATA Connection
Serial ATA Connection merupakan penghubung antara
motherboard dengan
harddisk SATA. SATA Connection akan tampak seperti pada gambar dibawah ini:

**Gejala kerusakan :
Hard drive yang terhubung tidak terdeteksi atau kinerja hard drive
menjadi
lamban..
**Solusi :
Periksalah apakah kabel SATA terhubung dengan benar, apakah
hard drive
masih dalam keadaan normal, apabila tidak, maka periksalah regulator SATA
tersebut pada motherboard anda.
I.10. IDE Connection
IDE Connection merupakan penghubung antara motherboard
dengan Optic
drive, Floppy Disk, atau dengan Harddisk ATA. IDE Connection akan tampak
seperti pada gambar dibawah ini :

I.11. Panel
a) PS/2 Mouse Port
b) PS/2 Mouse Port adalah port penghubung alat masukan mouse.
c) PS/2 Keyboard Port
d) PS/2 Keyboard Port merupakan port penghubung alat masukan keyboard.
e) Coaxial S/PDIF in Connector
f) Coaxial S/PDIF out Connector
g) IEEE 1394a Port
h) Lan Port
i) Lan Port merupakan port yang memiliki fungsi sebagai penghubung komputer
ke jaringan.
j) USB Port
k) USB Port merukan port penghubung masukan dari perangkat luar seperti
mouse usb, keyboard usb, flashdisk, atau yang lainnya.
II. Processor
Processor merupakan otak dari komputer. Sebuah komputer
harus mempunyai processor, karena processor merupakan komponen pokok dari
sistem komputer.Sedangkan fungsi dari processor itu sendiri adalah untuk
memproses instruksi-instruksi program yang harus dilakukan oleh komputer. Pada
processor terdapat heat-sink dan fan processor yang berfungsi sebagai alat yang
dipakai untuk menjaga agar processor tidak terlalu panas suhunya.
Apabila regulator soket processor tidak rusak, maka anda harus
mengganti
processor anda dengan yang baru.

III. Harddisk
Hard-disk adalah media penyimpan
permanent yang sangat penting pada
computer. Hardisk memiliki kapasitas sangat besar
untuk menyimpan data berupa dokumen atau program (harahap : 2008).
Kerusakan pada harddisk dapat disebabkan beberapa hal
seperti power supply yang tidak dapat menstabilkan tegangan listrik sehingga
dapat merusak kontrolle harddisk dan motor serta suhu didalam harddisk yang
panas membuat kondisi hard-disk dalam lingkungan tidak stabil.

IV. Memory
1) Read Only Memory (ROM)
Memori ini hanya dapat dibaca saja,
programmer tidak bisa mengisi sesuatu
kedalam ROM. Isi ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya,
berupa sistem
operasi (operating system) yang terdiri dari program-program
pokok yang
diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program
untuk mengatur
penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci di
keyboard untuk
keperluan kontrol tertentu dan bootstrap program.

V. VGA
Video card adalah alat yang berfungsi
menghasilkan sinyal yang mengoperasikan monitor (penerjemah output komputer ke
monitor). Tanpa video card, monitor tidak bisa berfungsi, karena penghasil
sinyal yang mengoperasikan monitornya tidak tersedia.

VI. Sound Card
Sound card adalah alat yang
berfungsi untuk mengeluarkan suara pada speaker dengan menggunakan kabel dan
jack connectornya (penerjemah output komputer ke speaker).
sumber : http://samsulr9.blogspot.com/p/perangkat-keras-yang-terdapat-dalam-cpu.html
Analisa
Leksikal (Scanner)
merupakan antarmuka antara kode program sumber dan analisa sintaktik (parser).
Atau dalam pengertiannya adalah sebuah proses yang mendahului parsing sebuah
rangkaian karakter. Scanner melakukan pemeriksaan karakter per karakter pada
teksmasukan, memecah sumber program menjadi bagian-bagian disebut Token. Proses
parsing akan lebih mudah dilakukan bila inputnya sudah berupa token. Analisa
Leksikal mengerjakan pengelompokkan urutan-urutan karakter ke dalam komponen
pokok: identifier, delimeter, simbol-simbol operator, angka, keyword, noise
word, blank, komentar, dan seterusnya menghasilkan suatu Token Leksikal yang
akan digunakan pada Analisa Sintaktik. Model dasar untuk membentuk suatu
Analisa Leksikal adalah Finite- State Automata.
sumber : http://azhafizfebrian.blogspot.com/2013/04/tugas-pengantar-teknik-kompilasi.html
- 1. ALGORITMA PEMROGRAMAN DASARAsal kata Algoritma berasal dari nama Abu Ja’far Mohammed Ibn Musa al-Khowarizmi,ilmuan Persia yang menulis kitab al jabr w’al-muqabala (rules of restoration and reduction)sekitar tahun 825 MDEFINISI ALGORITMATerdapat beberapa definisi mengenai kata Algoritma : 1. Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis (Rinaldi Munir :2002). 2. Algoritma adalah urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah (KBBI : 1988). 3. Algoritma adalah suatu himpunan hingga dari instruksi-instruksi yang secara jelas memperinci langkah-langkah proses pelaksanaan, dalam pemecahan suatu masalah tertentu, atau suatu kelas masalah tertentu, dengan dituntut pula bahwa himpunan instruksi tersebut dapat dilaksanakan secara mekanik (Team Gunadarma :1988).CIRI ALGORITMAMenurut Donald E. Knuth, algoritma mempunyai lima ciri penring : 1. Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas. 2. Setiap langkah harus didefinisikan secara tepat dan tidak berarti dua. 3. Algoritma memiliki nol atau lebih masukan (input). 4. Algoritma mempunyai nol atau lebih keluaran (output). 5. Algoritma harus sangkil (efektif)NOTASI PENULISANDi bawah ini dikemukakan beberapa notasi yang digunakan dalam penulisanalgoritma, antara lain :1. Notasi yang dinyatakan dalam kalimat deskriptif Dengan notasi ini, deskripsi setiap langkah dijelaskan dengan bahasa yang jelas. Notasi inicocok untuk algoritma yang pendek, namun untuk masalah yang algoritmanya besar, notasi inijelas tidak efektif. Selain itu, pengkonversian notasi algoritma ke notasi bahasa pemrogramancenderung relatif sukar.Contoh :Algoritma Bilangan_MaksimumDiberikan tiga buah bilangan bulat. Carilah bilangan bulat
- 2. maksimum diantara ketiga bilangan tersebut.Deskripsi : • baca bilangan 1 • baca bilangan 2 • bandingkan bilangan 1 dan bilangan 2, kita ambil yang lebih besar, jika kedua bilangan tersebut sama besar, dapat kita ambil bilangan 1, dan sebut bilangan tersebut MAX • baca bilangan 3 • bandingkan MAX dengan bilangan 3, dan pilih yang lebih besar, jika keduanya sama besar, pilih MAX dan sebut bilangan tersebut MAX. • keluarkan sebagai output MAX2. Notasi yang dinyatakan dengan pseudo code Pseudocode adalah notasi yang menyerupai bahasa pemrograman tingkat tinggi.Keuntungan menggunakan notasi pseudo code adalah kemudahan mengkonversinya lebih tepatyang disebut mentranslasi ke notasi bahasa pemrograman, karena terdapat korespondensi antarasetiap pseudo code dengan notasi bahasa pemrograman.Contoh :Algoritma Bilangan_Maksimum{ Dibaca tiga buah bilangan dari keyboard. Carilah bilangan bulat maksimum diantara ketigabilangan tersebut }Deklarasi : Bil1,Bil2,Bil3 : integer {bilangan yang dicari maksimumnya} MAX : integer {variabel bantu}Deskripsi : Read (Bil1,Bil2) If Bil1 >= Bil 2 then Bil1 = MAX Else Bil2 = MAX Read (Bil3) If Bil3 >= MAX then Bil3 = MAX Write (MAX)3. Notasi yang dinyatakan dalam flow chart
- 3. Sama halnya dengan notasi deskriptif, notasi ini cocok untuk algoritma yang pendek,namun untuk masalah yang algoritmanya besar, notasi ini jelas tidak efektif. Selain itu,pengkonversian notasi algoritma ke notasi bahasa pemrograman cenderung relatif sukar.Contoh :Algoritma Bilangan_Maksimum dalam flow chart
- sumber : http://www.slideshare.net/zaebah/algoritma-pemrograman-dasar
Tutorial
Cara Membuat Jaringan Komputer LAN secara sederhana dan mudah dipahami. Bisa
dijadikan sebagai referensi untuk para pelajar yang akan mengikuti uji
komptensi jaringan komputer. LAN dapat definisikan sebagai network atau
jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung,
satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas
komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media
komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri. Kesimpulan dari definis di atas
adalah bahwa LAN adalah jaringan dari sejumlah komputer yang dapat saling
berhubungna namun dibatasi oleh lokasi jarak terterntu. Kalau masalah fungsi
sudah pasti, jarigan LAN berfungsi agar komputer dapat terhubung antara satu
komputer dengan komputer yang lain sehingga bisa bertukar data dan berbagi pakai
perangkat keras yang lain. Untuk membuat sebuah jaringan LAN ada material yang
kita butuhkan. Berikut Peralatan atau material yang dibutuhkan untuk membuat
sebuah jaringan komputer LAN: 1. Dua atau lebih PC 2. Network Card sesuai dg
jumlah PC 3. Kabel coaxial atau UTP 4. Hub bila diperlukan 5. Terminator 6.
T-Connector Langkah-langkah Membuat Jaringan Komputer LAN: 1. Sebelumnya anda
harus mengetahui dahulu tipe jaringan yang ingin anda gunakan.untuk mengetahui
tipe-tipe jaringan komputer silakan anda buka artike saya terdahulu Mengenal
Macam-Macam Topologi Jaringan. 2. Pasanglah kabel dan network card. Pemasangan
kabel disesuaikan dengan topologi/tipe jaringan yang anda pilih sedangkan
pemilihan network card disesuaikan dengan slot yang ada pada motherboard anda.
Bila board anda punya slot PCI maka itu lebih baik karena LAN card berbasis PCI
bus lebih cepat dalam transfer data. 3. Bila anda menggunakan tipe bus maka
pada masing-masing komputer harus anda pasang T-Connector yang memiliki dua
input. Dan pada komputer yang hanya mendapat 1 input pada input kedua harus
dipasang terminator kecuali bila anda membuat jaringan berbentuk
circle(lingkaran) dimana semua komputer mendapat 2 input. Misalnya
komp1,komp2,komp3 berjajar maka t-conncector pada komp1 dipasang terminator dan
kabel ke komp2. Pada komp2 dipasang kabel dr komp1 dan kabel ke komp3.
Sedangkan komp3 dipasang kabel dr komp2 dan terminator. 4. Bila anda memilih
tipe star maka masing-masing kabel dari komputer dimasukkan ke dalam port yang
tersedia di hub. Dan bila anda ingin menghubungkan hub ini ke hub lainnya anda
gunakan kabel UTP yang dimasukkan ke port khusus yang ada pada masing-masing
hub. Langkah selanjutnya dadalah sebagai berikut : Pilih Sistem Operasi yang
sesuai, Mis : Windows atau Linux Persiapkan Komputer Server yang memadai,
sesuai dengan jumlah klien. Pilih Jenis Jaringan, Mis: Jaringan Kabel atau
Wireless. Alat – Alat yang dibutuhkan dalam membuat jaringan LAN : 1. PC Server
2. OS (Operating System) 3. Lan Card (untuk jaringan kabel) atau Card WLAN (U/
Wireless) 4. Kabel UTP Cat 5 (u/ jaringan Kabel) 5. Access Point (U/ Jaringan
Wireless) 6. Switch atau Hub (u/ Jaringan Kabel) 7. RJ 45 (u/ jaringan kabel)
8. Pemotong kabel / Crimping Tool (u/ jaringan Kabel) 9. Tester kabel (u/
Jaringan Kabel) Langkah terakhir adalah setting control panel network conection
1. Setting network connection di controlpanel>networkConection 2. Klik kanan
local Area Conection pilih properties 3. Pilih TAB General pilih internet
protocol (TCP/IP) pilih prporties 4. Pilih use the following Ip adress 5.
Masukan IPadress : 192.168.0.1 subnet mask : 255.255.255.0 6. pilih OK 7. Klik
kanan mycomputer pilih properties 8. pilih TAB ‘Computer Name’ pilih tombol
‘change’ 9. di member of pilih ‘workgorup’isi apasaja misal ‘SEMICO’ 10. Isi
‘Computer Name’ apasaja misal ‘User 1′ 11. Pilih ‘OK’ atomatis windows
merestart 12. Lakukan hal demikian di komputer lain dengan syarat ‘Computer
Name’ harus berbeda dan Ip address harus berbeda yang lainya harus sama, misal
dikomputer lain ‘computer name’ di isi ‘user 2′ dan ip addressnya : 198.168.0.2
untuk ip adress yang harus berbeda cuma digit terakhir yang lainya harus sama.
Digit terakhir pada nomor IP address yaitu nomor untuk mengidentifikasi alama
sebuah komputer.
Sumber : http://fadhilgalery.blogspot.com/2012/01/tutorial-cara-membuat-jaringan-komputer.html
Copyright http://fadhilgalery.blogspot.com/
Sumber : http://fadhilgalery.blogspot.com/2012/01/tutorial-cara-membuat-jaringan-komputer.html
Copyright http://fadhilgalery.blogspot.com/
Tutorial Cara Membuat
Jaringan Komputer LAN secara sederhana dan mudah dipahami. Bisa
dijadikan sebagai referensi untuk para pelajar yang akan mengikuti uji
komptensi jaringan komputer. LAN dapat definisikan sebagai network atau
jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas didalam satu
gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan
media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan
pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.
Kesimpulan dari definis di atas adalah bahwa LAN adalah jaringan dari
sejumlah komputer yang dapat saling berhubungna namun dibatasi oleh
lokasi jarak terterntu. Kalau masalah fungsi sudah pasti, jarigan LAN
berfungsi agar komputer dapat terhubung antara satu komputer dengan
komputer yang lain sehingga bisa bertukar data dan berbagi pakai
perangkat keras yang lain.
Untuk membuat sebuah jaringan LAN ada material yang kita butuhkan.
Berikut Peralatan atau material yang dibutuhkan untuk membuat sebuah
jaringan komputer LAN:
1. Dua atau lebih PC
2. Network Card sesuai dg jumlah PC
3. Kabel coaxial atau UTP
4. Hub bila diperlukan
5. Terminator
6. T-Connector
Langkah-langkah Membuat Jaringan Komputer LAN:
1. Sebelumnya anda harus mengetahui dahulu tipe jaringan yang ingin anda
gunakan.untuk mengetahui tipe-tipe jaringan komputer silakan anda buka
artike saya terdahulu Mengenal Macam-Macam Topologi Jaringan.
2. Pasanglah kabel dan network card. Pemasangan kabel disesuaikan dengan
topologi/tipe jaringan yang anda pilih sedangkan pemilihan network card
disesuaikan dengan slot yang ada pada motherboard anda. Bila board anda
punya slot PCI maka itu lebih baik karena LAN card berbasis PCI bus
lebih cepat dalam transfer data.
3. Bila anda menggunakan tipe bus maka pada masing-masing komputer harus
anda pasang T-Connector yang memiliki dua input. Dan pada komputer yang
hanya mendapat 1 input pada input kedua harus dipasang terminator
kecuali bila anda membuat jaringan berbentuk circle(lingkaran) dimana
semua komputer mendapat 2 input. Misalnya komp1,komp2,komp3 berjajar
maka t-conncector pada komp1 dipasang terminator dan kabel ke komp2.
Pada komp2 dipasang kabel dr komp1 dan kabel ke komp3. Sedangkan komp3
dipasang kabel dr komp2 dan terminator.
4. Bila anda memilih tipe star maka masing-masing kabel dari komputer
dimasukkan ke dalam port yang tersedia di hub. Dan bila anda ingin
menghubungkan hub ini ke hub lainnya anda gunakan kabel UTP yang
dimasukkan ke port khusus yang ada pada masing-masing hub.
Langkah selanjutnya dadalah sebagai berikut :
Pilih Sistem Operasi yang sesuai, Mis : Windows atau Linux
Persiapkan Komputer Server yang memadai, sesuai dengan jumlah klien.
Pilih Jenis Jaringan, Mis: Jaringan Kabel atau Wireless.
Alat – Alat yang dibutuhkan dalam membuat jaringan LAN :
1. PC Server
2. OS (Operating System)
3. Lan Card (untuk jaringan kabel) atau Card WLAN (U/ Wireless)
4. Kabel UTP Cat 5 (u/ jaringan Kabel)
5. Access Point (U/ Jaringan Wireless)
6. Switch atau Hub (u/ Jaringan Kabel)
7. RJ 45 (u/ jaringan kabel)
8. Pemotong kabel / Crimping Tool (u/ jaringan Kabel)
9. Tester kabel (u/ Jaringan Kabel)
Langkah terakhir adalah setting control panel network conection
1. Setting network connection di controlpanel>networkConection
2. Klik kanan local Area Conection pilih properties
3. Pilih TAB General pilih internet protocol (TCP/IP) pilih
prporties
4. Pilih use the following Ip adress
5. Masukan IPadress : 192.168.0.1 subnet mask : 255.255.255.0
6. pilih OK
7. Klik kanan mycomputer pilih properties
8. pilih TAB ‘Computer Name’ pilih tombol ‘change’
9. di member of pilih ‘workgorup’isi apasaja misal ‘SEMICO’
10. Isi ‘Computer Name’ apasaja misal ‘User 1′
11. Pilih ‘OK’ atomatis windows merestart
12. Lakukan hal demikian di komputer lain dengan syarat
‘Computer Name’ harus berbeda dan Ip address harus berbeda yang lainya
harus sama, misal dikomputer lain ‘computer name’ di isi ‘user 2′ dan ip
addressnya : 198.168.0.2 untuk ip adress yang harus berbeda cuma digit
terakhir yang lainya harus sama. Digit terakhir pada nomor IP address
yaitu nomor untuk mengidentifikasi alama sebuah komputer.
Sumber : http://fadhilgalery.blogspot.com/2012/01/tutorial-cara-membuat-jaringan-komputer.html
Copyright http://fadhilgalery.blogspot.com/
Sumber : http://fadhilgalery.blogspot.com/2012/01/tutorial-cara-membuat-jaringan-komputer.html
Copyright http://fadhilgalery.blogspot.com/
Tutorial Cara Membuat
Jaringan Komputer LAN secara sederhana dan mudah dipahami. Bisa
dijadikan sebagai referensi untuk para pelajar yang akan mengikuti uji
komptensi jaringan komputer. LAN dapat definisikan sebagai network atau
jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas didalam satu
gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan
media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan
pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.
Kesimpulan dari definis di atas adalah bahwa LAN adalah jaringan dari
sejumlah komputer yang dapat saling berhubungna namun dibatasi oleh
lokasi jarak terterntu. Kalau masalah fungsi sudah pasti, jarigan LAN
berfungsi agar komputer dapat terhubung antara satu komputer dengan
komputer yang lain sehingga bisa bertukar data dan berbagi pakai
perangkat keras yang lain.
Untuk membuat sebuah jaringan LAN ada material yang kita butuhkan.
Berikut Peralatan atau material yang dibutuhkan untuk membuat sebuah
jaringan komputer LAN:
1. Dua atau lebih PC
2. Network Card sesuai dg jumlah PC
3. Kabel coaxial atau UTP
4. Hub bila diperlukan
5. Terminator
6. T-Connector
Langkah-langkah Membuat Jaringan Komputer LAN:
1. Sebelumnya anda harus mengetahui dahulu tipe jaringan yang ingin anda
gunakan.untuk mengetahui tipe-tipe jaringan komputer silakan anda buka
artike saya terdahulu Mengenal Macam-Macam Topologi Jaringan.
2. Pasanglah kabel dan network card. Pemasangan kabel disesuaikan dengan
topologi/tipe jaringan yang anda pilih sedangkan pemilihan network card
disesuaikan dengan slot yang ada pada motherboard anda. Bila board anda
punya slot PCI maka itu lebih baik karena LAN card berbasis PCI bus
lebih cepat dalam transfer data.
3. Bila anda menggunakan tipe bus maka pada masing-masing komputer harus
anda pasang T-Connector yang memiliki dua input. Dan pada komputer yang
hanya mendapat 1 input pada input kedua harus dipasang terminator
kecuali bila anda membuat jaringan berbentuk circle(lingkaran) dimana
semua komputer mendapat 2 input. Misalnya komp1,komp2,komp3 berjajar
maka t-conncector pada komp1 dipasang terminator dan kabel ke komp2.
Pada komp2 dipasang kabel dr komp1 dan kabel ke komp3. Sedangkan komp3
dipasang kabel dr komp2 dan terminator.
4. Bila anda memilih tipe star maka masing-masing kabel dari komputer
dimasukkan ke dalam port yang tersedia di hub. Dan bila anda ingin
menghubungkan hub ini ke hub lainnya anda gunakan kabel UTP yang
dimasukkan ke port khusus yang ada pada masing-masing hub.
Langkah selanjutnya dadalah sebagai berikut :
Pilih Sistem Operasi yang sesuai, Mis : Windows atau Linux
Persiapkan Komputer Server yang memadai, sesuai dengan jumlah klien.
Pilih Jenis Jaringan, Mis: Jaringan Kabel atau Wireless.
Alat – Alat yang dibutuhkan dalam membuat jaringan LAN :
1. PC Server
2. OS (Operating System)
3. Lan Card (untuk jaringan kabel) atau Card WLAN (U/ Wireless)
4. Kabel UTP Cat 5 (u/ jaringan Kabel)
5. Access Point (U/ Jaringan Wireless)
6. Switch atau Hub (u/ Jaringan Kabel)
7. RJ 45 (u/ jaringan kabel)
8. Pemotong kabel / Crimping Tool (u/ jaringan Kabel)
9. Tester kabel (u/ Jaringan Kabel)
Langkah terakhir adalah setting control panel network conection
1. Setting network connection di controlpanel>networkConection
2. Klik kanan local Area Conection pilih properties
3. Pilih TAB General pilih internet protocol (TCP/IP) pilih
prporties
4. Pilih use the following Ip adress
5. Masukan IPadress : 192.168.0.1 subnet mask : 255.255.255.0
6. pilih OK
7. Klik kanan mycomputer pilih properties
8. pilih TAB ‘Computer Name’ pilih tombol ‘change’
9. di member of pilih ‘workgorup’isi apasaja misal ‘SEMICO’
10. Isi ‘Computer Name’ apasaja misal ‘User 1′
11. Pilih ‘OK’ atomatis windows merestart
12. Lakukan hal demikian di komputer lain dengan syarat
‘Computer Name’ harus berbeda dan Ip address harus berbeda yang lainya
harus sama, misal dikomputer lain ‘computer name’ di isi ‘user 2′ dan ip
addressnya : 198.168.0.2 untuk ip adress yang harus berbeda cuma digit
terakhir yang lainya harus sama. Digit terakhir pada nomor IP address
yaitu nomor untuk mengidentifikasi alama sebuah komputer.
Sumber : http://fadhilgalery.blogspot.com/2012/01/tutorial-cara-membuat-jaringan-komputer.html
Copyright http://fadhilgalery.blogspot.com/
Sumber : http://fadhilgalery.blogspot.com/2012/01/tutorial-cara-membuat-jaringan-komputer.html
Copyright http://fadhilgalery.blogspot.com/
kTutorial Cara Membuat
Jaringan Komputer LAN secara sederhana dan mudah dipahami. Bisa
dijadikan sebagai referensi untuk para pelajar yang akan mengikuti uji
komptensi jaringan komputer. LAN dapat definisikan sebagai network atau
jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas didalam satu
gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan
media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan
pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.
Kesimpulan dari definis di atas adalah bahwa LAN adalah jaringan dari
sejumlah komputer yang dapat saling berhubungna namun dibatasi oleh
lokasi jarak terterntu. Kalau masalah fungsi sudah pasti, jarigan LAN
berfungsi agar komputer dapat terhubung antara satu komputer dengan
komputer yang lain sehingga bisa bertukar data dan berbagi pakai
perangkat keras yang lain.
Untuk membuat sebuah jaringan LAN ada material yang kita butuhkan.
Berikut Peralatan atau material yang dibutuhkan untuk membuat sebuah
jaringan komputer LAN:
1. Dua atau lebih PC
2. Network Card sesuai dg jumlah PC
3. Kabel coaxial atau UTP
4. Hub bila diperlukan
5. Terminator
6. T-Connector
Langkah-langkah Membuat Jaringan Komputer LAN:
1. Sebelumnya anda harus mengetahui dahulu tipe jaringan yang ingin anda
gunakan.untuk mengetahui tipe-tipe jaringan komputer silakan anda buka
artike saya terdahulu Mengenal Macam-Macam Topologi Jaringan.
2. Pasanglah kabel dan network card. Pemasangan kabel disesuaikan dengan
topologi/tipe jaringan yang anda pilih sedangkan pemilihan network card
disesuaikan dengan slot yang ada pada motherboard anda. Bila board anda
punya slot PCI maka itu lebih baik karena LAN card berbasis PCI bus
lebih cepat dalam transfer data.
3. Bila anda menggunakan tipe bus maka pada masing-masing komputer harus
anda pasang T-Connector yang memiliki dua input. Dan pada komputer yang
hanya mendapat 1 input pada input kedua harus dipasang terminator
kecuali bila anda membuat jaringan berbentuk circle(lingkaran) dimana
semua komputer mendapat 2 input. Misalnya komp1,komp2,komp3 berjajar
maka t-conncector pada komp1 dipasang terminator dan kabel ke komp2.
Pada komp2 dipasang kabel dr komp1 dan kabel ke komp3. Sedangkan komp3
dipasang kabel dr komp2 dan terminator.
4. Bila anda memilih tipe star maka masing-masing kabel dari komputer
dimasukkan ke dalam port yang tersedia di hub. Dan bila anda ingin
menghubungkan hub ini ke hub lainnya anda gunakan kabel UTP yang
dimasukkan ke port khusus yang ada pada masing-masing hub.
Langkah selanjutnya dadalah sebagai berikut :
Pilih Sistem Operasi yang sesuai, Mis : Windows atau Linux
Persiapkan Komputer Server yang memadai, sesuai dengan jumlah klien.
Pilih Jenis Jaringan, Mis: Jaringan Kabel atau Wireless.
Alat – Alat yang dibutuhkan dalam membuat jaringan LAN :
1. PC Server
2. OS (Operating System)
3. Lan Card (untuk jaringan kabel) atau Card WLAN (U/ Wireless)
4. Kabel UTP Cat 5 (u/ jaringan Kabel)
5. Access Point (U/ Jaringan Wireless)
6. Switch atau Hub (u/ Jaringan Kabel)
7. RJ 45 (u/ jaringan kabel)
8. Pemotong kabel / Crimping Tool (u/ jaringan Kabel)
9. Tester kabel (u/ Jaringan Kabel)
Langkah terakhir adalah setting control panel network conection
1. Setting network connection di controlpanel>networkConection
2. Klik kanan local Area Conection pilih properties
3. Pilih TAB General pilih internet protocol (TCP/IP) pilih
prporties
4. Pilih use the following Ip adress
5. Masukan IPadress : 192.168.0.1 subnet mask : 255.255.255.0
6. pilih OK
7. Klik kanan mycomputer pilih properties
8. pilih TAB ‘Computer Name’ pilih tombol ‘change’
9. di member of pilih ‘workgorup’isi apasaja misal ‘SEMICO’
10. Isi ‘Computer Name’ apasaja misal ‘User 1′
11. Pilih ‘OK’ atomatis windows merestart
12. Lakukan hal demikian di komputer lain dengan syarat
‘Computer Name’ harus berbeda dan Ip address harus berbeda yang lainya
harus sama, misal dikomputer lain ‘computer name’ di isi ‘user 2′ dan ip
addressnya : 198.168.0.2 untuk ip adress yang harus berbeda cuma digit
terakhir yang lainya harus sama. Digit terakhir pada nomor IP address
yaitu nomor untuk mengidentifikasi alama sebuah komputer.
Sumber : http://fadhilgalery.blogspot.com/2012/01/tutorial-cara-membuat-jaringan-komputer.html
Copyright http://fadhilgalery.blogspot.com/jjj
Tutorial Cara Membuat
Jaringan Komputer LAN secara sederhana dan mudah dipahami. Bisa
dijadikan sebagai referensi untuk para pelajar yang akan mengikuti uji
komptensi jaringan komputer. LAN dapat definisikan sebagai network atau
jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas didalam satu
gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan
media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan
pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.
Kesimpulan dari definis di atas adalah bahwa LAN adalah jaringan dari
sejumlah komputer yang dapat saling berhubungna namun dibatasi oleh
lokasi jarak terterntu. Kalau masalah fungsi sudah pasti, jarigan LAN
berfungsi agar komputer dapat terhubung antara satu komputer dengan
komputer yang lain sehingga bisa bertukar data dan berbagi pakai
perangkat keras yang lain.
Untuk membuat sebuah jaringan LAN ada material yang kita butuhkan.
Berikut Peralatan atau material yang dibutuhkan untuk membuat sebuah
jaringan komputer LAN:
1. Dua atau lebih PC
2. Network Card sesuai dg jumlah PC
3. Kabel coaxial atau UTP
4. Hub bila diperlukan
5. Terminator
6. T-Connector
Langkah-langkah Membuat Jaringan Komputer LAN:
1. Sebelumnya anda harus mengetahui dahulu tipe jaringan yang ingin anda
gunakan.untuk mengetahui tipe-tipe jaringan komputer silakan anda buka
artike saya terdahulu Mengenal Macam-Macam Topologi Jaringan.
2. Pasanglah kabel dan network card. Pemasangan kabel disesuaikan dengan
topologi/tipe jaringan yang anda pilih sedangkan pemilihan network card
disesuaikan dengan slot yang ada pada motherboard anda. Bila board anda
punya slot PCI maka itu lebih baik karena LAN card berbasis PCI bus
lebih cepat dalam transfer data.
3. Bila anda menggunakan tipe bus maka pada masing-masing komputer harus
anda pasang T-Connector yang memiliki dua input. Dan pada komputer yang
hanya mendapat 1 input pada input kedua harus dipasang terminator
kecuali bila anda membuat jaringan berbentuk circle(lingkaran) dimana
semua komputer mendapat 2 input. Misalnya komp1,komp2,komp3 berjajar
maka t-conncector pada komp1 dipasang terminator dan kabel ke komp2.
Pada komp2 dipasang kabel dr komp1 dan kabel ke komp3. Sedangkan komp3
dipasang kabel dr komp2 dan terminator.
4. Bila anda memilih tipe star maka masing-masing kabel dari komputer
dimasukkan ke dalam port yang tersedia di hub. Dan bila anda ingin
menghubungkan hub ini ke hub lainnya anda gunakan kabel UTP yang
dimasukkan ke port khusus yang ada pada masing-masing hub.
Langkah selanjutnya dadalah sebagai berikut :
Pilih Sistem Operasi yang sesuai, Mis : Windows atau Linux
Persiapkan Komputer Server yang memadai, sesuai dengan jumlah klien.
Pilih Jenis Jaringan, Mis: Jaringan Kabel atau Wireless.
Alat – Alat yang dibutuhkan dalam membuat jaringan LAN :
1. PC Server
2. OS (Operating System)
3. Lan Card (untuk jaringan kabel) atau Card WLAN (U/ Wireless)
4. Kabel UTP Cat 5 (u/ jaringan Kabel)
5. Access Point (U/ Jaringan Wireless)
6. Switch atau Hub (u/ Jaringan Kabel)
7. RJ 45 (u/ jaringan kabel)
8. Pemotong kabel / Crimping Tool (u/ jaringan Kabel)
9. Tester kabel (u/ Jaringan Kabel)
Langkah terakhir adalah setting control panel network conection
1. Setting network connection di controlpanel>networkConection
2. Klik kanan local Area Conection pilih properties
3. Pilih TAB General pilih internet protocol (TCP/IP) pilih
prporties
4. Pilih use the following Ip adress
5. Masukan IPadress : 192.168.0.1 subnet mask : 255.255.255.0
6. pilih OK
7. Klik kanan mycomputer pilih properties
8. pilih TAB ‘Computer Name’ pilih tombol ‘change’
9. di member of pilih ‘workgorup’isi apasaja misal ‘SEMICO’
10. Isi ‘Computer Name’ apasaja misal ‘User 1′
11. Pilih ‘OK’ atomatis windows merestart
12. Lakukan hal demikian di komputer lain dengan syarat
‘Computer Name’ harus berbeda dan Ip address harus berbeda yang lainya
harus sama, misal dikomputer lain ‘computer name’ di isi ‘user 2′ dan ip
addressnya : 198.168.0.2 untuk ip adress yang harus berbeda cuma digit
terakhir yang lainya harus sama. Digit terakhir pada nomor IP address
yaitu nomor untuk mengidentifikasi alama sebuah komputer.Sumber : http://fadhilgalery.blogspot.com/2012/01/tutorial-cara-membuat-jaringan-komputer.html
Copyright http://fadhilgalery.blogspot.com/jjj
Sumber : http://fadhilgalery.blogspot.com/2012/01/tutorial-cara-membuat-jaringan-komputer.html
Copyright http://fadhilgalery.blogspot.com/
Langganan:
Postingan (Atom)