NAMA                 :MUHAMMAD RIZKIAWAN RIANTO
NPM                    :14110810
KELAS                :3KA17


Saya ingin bercerita tentang liburan saya saat libur kuliah,saya pergi ke pelabuhan ratu dan ke karang taraje saya pergi bersama kaka saya dan beberapa teman kaka saya ,untuk menuju kesana saya menggunakan sepeda motor agar lebih irit ongkos dibandingkan dengan kendaraan umum seperti bus waktu tempuh dengan menggunakan motor kira-kira memakan waktu 8jam termasuk istirahat ,selama perjalanan saya kesana saya menghadapi cuaca yang sangat buruk yang menyebabkan saya lebih lama sampai di tempat tujuan ,hujan yang sangat deras dari bogor sampai cibadak sukabumi sangat menghambat perjalanan yang membuat saya mengendarai motor dengan sangat hati-hati,setelah setengah perjalanan saya berhenti sejenak untuk membeli minum sekaligus beristirahat sebentar setelah sekitar 30 menit beristirahat kami melanjutkan perjalanan ,dengan kondisi cuaca yang masih hujan saya berhati-hati unutk mengendarai motor saya dan setelah kira-kira 4jam saya mengendarai motor saya akhirnya sampai di rumah sodara saya untuk menginap semalam ,dan paginya saya berangkat lagi ke tempat yang saya tuju kira-kira 3jam akhirnya saya sampai di karang taraje.


          Sesampainya disana saya langsung menuju pantai untuk menikmati pemandangan yang sangat indah dan bermain di batu-batu karang yang cantik yang terbentuk akibat benturan dengan air laut.




Dan disana saya juga bercengkrama dengan warga sekitar sambil membeli minum,saya menanyakan apakah tempat ini ramai “beliau menjawab”iya de tidak sedikit orang Jakarta yang kesini untuk menikmati indahnya pantai dan batu-batu karangnya dan orang juga lebih banyak berkunjung di saat libur panjang seperti libur lebaran dan libur anak sekolah,selain itu juga mereka menawarkan sewa villa untuk tinggal sementara kami berada disana,tapi kami tidak menginap karna rumah saudara saya yang dekat dengan tempat ini.setelah ngobrol cukup lama sayapun kembali ke pantai untuk bergabung dengan saudara-saudara saya.Setelah lelah bermain kamipun memutuskan istirahat sambil menunggu sunset,akhirnya sunset muncul dan pemandangan menjadi sangat indah perpaduan antara awan dan langit yang mulai gelap serta sunset menjadi pemandangan yang sangat indah.

        Setelah sunset menghilang kamipun memutuskan untuk membereskan barang-barang kami dan bersiap untuk pulang,sesampainya dirumah kira-kira 3jam perjalanan ,saya pun langsung tidur dan esok harinya kami pun bersiap-siap untuk kembali ke Jakarta.Diperjalanan kami berhenti sejenak membeli buah tangan untuk keluarga dirumah,setelah 5jam kamipun sampai di Jakarta.jika di hitung-hitung kami mengeluarkan dana :
Makan                  :Rp300.000                    -untuk 2 orang
Bensin                  :Rp150.000                    -satu sepada motor
Oleh-oleh             :Rp100.000

Dengan ongkos dan biaya yang relatif murah kami bisa sampai karang taraje tempat yang sangat indah untuk berlibur dan memulihkan pikiran kita yang suntuk akibat aktifitas kita selama dijakarta.

Sekian cerita dari saya,terimakasih telah bersedia tulisan saya.












OBYEK GARAPAN

·         Pengertian budaya organisasi

Edgar Schein dalam Fred Luthans (2006:124) menyatakan bahwa budaya organisasi adalah: Pola asumsi dasar diciptakan atau dikembangkan oleh kelompok tertentu saat mereka menyesuaikan diri dengan masalah-masalah eksternal dan integrasi internal yang telah bekerja cukup baik serta dianggap berharga, dan karena itu diajarkan pada anggota baru sebagai cara yang benar untuk menyadari, berpikir dan merasakan hubungan dengan masalah tersebut.
·         Fungsi budaya organisasi

Menurut Robbins (1996 : 294), fungsi budaya organisasi sebagai berikut :

a. Budaya menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dan yang lain.
b.Budaya membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi.
c. Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang lebih luas
    daripada kepentingan diri individual seseorang.
d. Budaya merupakan perekat sosial yang membantu mempersatukan organisasi itu
     dengan memberikan standar-standar yang tepat untuk dilakukan oleh karyawan.
e. Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang memandu dan
    membentuk sikap serta perilaku karyawan.

PENGARUH TEKNOLOGI TERHADAP INDIVIDU DAN TEAM

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran, komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dsb. Pada saat ini banyak bermunculan produk TIK dalam membantu proses pembelajaran yang telah mengubah wajah pembelajaran tradisional yang ditandai dengan interaksi tatap muka antara guru dengan siswa baik di kelas maupun di luar kelas, dalam hal ini kreativitas dan kemandirian sangat diperlukan untuk mampu beradaptasi dengan berbagai tuntutan khususnya dalam menyikapi perkembangan TIK, karena kemandirian merupakan kunci utama bagi individu untuk mampu mengarahkan dirinya ke arah tujuan dalam kehidupannya. Sehingga pembelajaran dengan dukungan TIK memungkinkan dapat menghasilkan inovasi karya-karya baru yang orsinil, memiliki nilai yang tinggi, dan dapat dikembangkan lebih jauh untuk kepentingan yang lebih bermakna. Melalui TIK akan diperoleh berbagai informasi dalam lingkup yang lebih luas dan mendalam sehingga meningkatkan wawasannya. Hal ini merupakan rangsangan yang kondusif bagi berkembangnya kemandirian anak terutama dalam hal pengembangan kompetensi, kreativitas, kendali diri, konsistensi, dan komitmennya baik terhadap diri sendiri maupun terhadap pihak lain.

SUMBER  


Kelompok di definisikan sebagai dua atau lebih individu yang saling bergantung dan bekerjasama, yang secara bersama berupaya mencapai tujuan.

Terdapat 2 jenis kelompok , yaitu :

è FORMAL

Kelompok ini dibangun selaku akibat dari pola struktur organisasi dan pembagian kerja. Contohnya, pengelompokan kegiatan-kegiatan pekerjaan yang relatif serupa ke dalam satu kelompok. Kelompok ini merupakan hasil dari sifat teknologi yang diterapkan perusahaan dan berhubungan dengan cara bagaimana suatu pekerjaan dilakukan. Kelompok juga terjadi tatkala sejumlah orang pada tingkat atau status yang sama dalam organisasi memandang diri mereka sebagai satu kelompok. Contoh, kepala-kepala departemen suatu perusahaan industri baja, atau kepala-kepala dinas suatu kabupaten, atau guru-guru.

è NON-FORMAL

Merupakan suatu kelompok yang tumbuh dari proses interaksi, daya tarik, dan kebutuhan seseorang. Keanggotaan kelompok biasanya tidak teratur dan keanggotaanya biasanya ditentukan oleh daya tarik bersama dari individu dan kelompok.Kelompok ini terjadi pembagian tugas yang jelas tapi bersifat informal dan hanya berdasarkan kekeluargaan dan simpati.
(Pembeda antara kelompok formal dan informal ada pada aturan-aturannya)

PENGALAMAN PRIBADI

            Dulu ketika saya menduduki bangku SMA saya mengikuti kegiatan OSIS di sekolah saya. Dengan OSIS saya mendapatkan pengalaman baru dalam berorganisasi, disana saya mendapatkan sebuah pelajaran tentang bagaimana berorganisasi dengan baik. Dalam OSIS kita tidak bekerja sendiri , melainkan membutuhkan kerjasama antara anggota. Kerjasama membuat saya belajar menghargai pendapat sesama. Kerjasama ini lah sebagai salah satu pelajaran yang dapat di ambil dari kegiatan OSIS ini. Mendapatkan kesempatan untuk masuk dunia organisasi OSIS sangatlah beruntung menurut saya, mendapat pelajaran cara berorganisasi yang baik, mendapat banyak pengalaman.
            Di dunia organisasi pun tak luput dari berbagai masalah, banyak masalah terjadi. Maksud masalah disini contoh perbedaan pendapat antara anggota. Solusi yang di ambil ingat kita berorganisasi tidak sendiri, melainkan bergabung bersama orang lain. Kerjasama dan hargai pendapat sesama itulah solusinya, dengan perlahan-lahan pasti masalah yang terjadi akan selesai.
            Pesannya jangan takut untuk gabung dalam sebuah organisasi, selama organisasi itu menuntun kita ke arah yang lebih baik .

SUMBER :





TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN

PENGERTIAN

Pengambilan keputusan dapat dianggap sebagai suatu hasil atau keluaran dari proses mental atau kognitif yang membawa pada pemilihan suatu jalur tindakan di antara beberapa alternatif yang tersedia. Setiap proses pengambilan keputusan selalu menghasilkan satu pilihan final [1]. Keluarannya bisa berupa suatu tindakan (aksi) atau suatuopini terhadap pilihan. Kebijakan adalah suatu tindakan yang mengarah pada tujuan tertentu yang dilakukan oleh seorang aktor atau beberapa aktor berkenaan dengan suatu masalah. Tindakan para aktor kebijakan dapat berupa pengambilan keputusan yang biasanya bukan merupakan keputusan tunggal, artinya kebijakan diambil dengan cara mengambil beberapa keputusan yang saling terkait dengan masalah yang ada. Pengambilan keputusan dapat diartikan sebagai pemilihan alternatif terbaik dari beberapa pilihan alternatif yang tersedia.

JENIS KEPUTUSAN
  • Keputusan terprogram/keputusan terstruktur : keputusan yg berulang2 dan rutin, sehingga dapt diprogram. Keputusan terstruktur terjadi dan dilakukan terutama pd manjemen tingkat bawah. CONTOH :  keputusan pemesanan barang, keputusan penagihan piutang,dll.
  • Keputusan tidak terprogram/ tidak terstruktur : keputusan yg tidak terjadi berulang-ulang dan tidak selalu terjadi. Keputusan ini terjadi di manajemen tingkat atas. Informasi untuk pengambilan keputusan tdk terstruktur tdk mudah untuk didapatkan dan tdk mudah tersedia dan biasanya berasal dari lingkungan luar. Pengalaman manajer merupakan hal yg sangat penting didalam pengambilan keputusan tdk terstruktur. CONTOH : dimana Keputusan untuk bergabung dengan perusahaan lain adalah contoh keputusan tdk terstruktur yg jarang terjadi.


SUMBER :
  1. http://dickysyuhada.blogspot.com/2011/01/proses-pengambilan-keputusan.html (03052012 - 18:29)
  2.  http://id.wikipedia.org/wiki/Pengambilan_keputusan ( 03052012 - 18:18)
  3. http://sahri-rahman.blogspot.com/2011/12/teori-pengambilan-keputusan.html (03052012 - 18: 24 ) 



Definisi Staf

Staff adalah personil yangmembantu atasan (pimpinan) mereka dalam melaksanakan tugas yang diberikan. (artikata.com)

Macam- macam staf

Pada dasarnya staf dapat dibedakan menjadi dua macam :

1. STAF PENASIHAT

Dibentuk untuk memberikan saran, bantuan, dan jasa kepada seorang manajer. Staf penasihat juga memberikan saran-saran kepada pimpinan terhadap semua bidang yang menjadi tugas dan tanggung jawab pimpinan. Apabila diperlukan Manajer dapat menunjuk atau mengangkat staf penasihat dalam bidang perencanaan, pengorganisasian, pemberian motivasi, pengawasan, dan pengambilan keputusan.
Agar saran-saran yang diberikan kepada pimpinan merupakan saran yang sudah matang, obyektif dan telah diuji serta diteliti kebenarannya, maka saran-saran itu harus digarap melalui suatu proses. Proses pemberian saran tersebut melalui kegiatan sebagai berikut :
Pengumpulan data dapat dilakukan dengan mengadakan penelitian atau riset.
Mengadakan analisis fakta-fakta, informasi-informasi yang diterima.
Mengadakan evaluasi atau penilaian.
Membuat berbagai alternatif atau kemungkinan.
Mengadakan pemilihan dari berbagai kemungkinan yang dianggap paling baik.
Membuat kesimpulan.
Merumuskan saran-saran atau pertimbangan-pertimbangan dalam suatu bentuk tertentu sehingga mudah dan cepat dipahami oleh pimpinan.

2. STAF PELAYANAN ( Staf Specialis )

Yaitu membantu pimpinan dalam melancarkan tugas-tugas organisasi, dalam memberikan pelayanan untuk seluruh lini dan unsur organisasi. Fungsi utama staf pelayanan adalah memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya dalam bentuk kegiatan-kegiatan operasional, bukan memberikan saran atau pertimbangan.
Organisasi bentuk lini dan staff ada dua kelompok tenaga kerja. Kelompok pertama tugas utamanya bersifat menerjemahkan tugas pokok menjadi aktivitas, sedangkan yang lain tugasnya melakukan kegiatan-kegiatan penunjang demi lancarnya roda organisasi dan mekanisme kerjasama yang harmonis, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Kedua kelompok ini mempunyai peranan penting dalam merealisasi tujuan organisasi secara efektif dan efisien.
Sepintas terlihat seolah-olah karyawan lini lebih penting karena tugas meraka yang utama melaksanakan aktivitas penting untuk merealisasi tujuan. Malah kadang-kadang dianggap kalau tanpa karyawan staff tujuan dapat juga direalisasi. Pandangan ini terutama dalam organisasi modern kurang tepat, walaupun sifat aktivitas karyawan staff sebagai penunjang kegiatan yang dilakukan olah karyawan lini, akan tetapi peranan mereka dalam menciptakan efektivitas dan efisiensi sangat penting. Dengan bantuan karyawan staff organisasi dapat mendayagunakan resources yang dimiliki perusahaan secara optimum, karena mereka dapat melihat berbagai kemungkinan, pendidikan dan pengalaman mereka memungkinkan memilih kesempatan yang terbaik.
Pembahasan tentang pentingnya peranan staff dalam proses manajemen berarti tidak saja menbahas pentingnya kegiatan-kegiatan penunjang terlaksana dengan efisien dan ekonomis, akan tetapi juga membahas pentingnya peranan karyawan staff dalam membantu management members dalam mengambil keputusan.
Sering kurang disadari bahwa tugas utama dari seorang pemimpin adalah mengambil keputusan. Segala sesuatu yang terjadi dalam organisasi sebaiknya adalah karena diputuskan demikian bukan karena secara kebetulan terjadi. Keputusan-keputusan yang diambil oleh berbagai eselon pemimpin dalam organisasi tentu mempunyai bobot yang berbeda-beda pula. Semakin tinggi kedudukan seseorang dalam organisasi maka semakin besar keputusan yang diambilnya meskipun sering bobot dari keputusan tersebut bersifat umum dan kualitatif. Top management dalam organisasi mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mengambil keputusan yang bersifat menyeluruh dalam arti bahwa keputusannya akan mempunyai implikasi yang luas terhadap seluruh organisasi. Lower management biasanya membuat keputusan-keputusan yang terbatas kepada unit organisasi yang dipimpinnya. Dan sifat keputusannya lebih mudah diterjemahkan kepada bentuk yang bersifat kuantitatif.

Fungsi-fungsi staf

staf dibagi menurut fungsi-fungsi yang ada di perusahaan, seperti staf personalia, staf pengembangan, staf perencanaan, staf pemasaran dan staf lain/sebagainya.. Jenis staf menurut banyaknya pemimpin yang dilayani dibedakan menjadi: 

1. staf khusus, staf ini memiliki tugas untuk memberikan saran, konsultasi, bantuan serta melayani seluruh lini dan unsur organisasi. sifat khusus staf spesialis yaitu: 

a)        terbatas dalam pemberian masihat dan bantuan serta tidak mempunyai 
           kekuasaan terhadap elemen-elemen dalam organisasi.
b)        nasihat dan bantuannya diberikan kepada seluruh bagian dan seksi. 
c)        nasihat dan bantuannya hanya untuk lapangan tertentu. 

2.  staf pribadi, memiliki tugas memberikan saran, bantuan, dan jasa kepada manajer. staf ini sering di sebut asisten yang mempunyai tugas bermaca-macam untuk satu atasan dan biasanya bersifat generalis. umumnya ini diperbantukan manajer tingkat tinggi (top manajer). staf pribadi ini dibagi menjadi dua, yaitu : 

a) staf asistens, disebut juga asisten manajer atau asisten director yang berposisi sebagai lini atau hubungan lini, yaitu hubungan orang-orang dan komponen-komponen yang bertanggung jawab atas tercapainya tujuan perusahaan serta mempunyai wewenang mengambil keputusan akhir/terakhir mengenai hal yang berhubungan dengan tujuan. staf asisten ini meliputi: ~asisten to dan executive assintants memberi bantuan kepada pucuk pimpinan dalam suatu tugas pimpinan tertentu dan memberikan segala hal yang di perlukan. ~administrative assistants memberikan layanan kepada seorang pimpinan dalam soal kecil administrasi. ~special assistants memberikan layanan dalam bidang keahliannya kepada pimpinan. 

b) line assistant yaitu assistant yang berada pada masing-masing fungsional yang ada dalam perusahaan, dan dia memberikan nasehat dan bantuannya pada bidang menurut fungsinya. 

Sumber :
http://ye2couple.wordpress.com/2012/03/05/peranan-staf-dalam-organisasi/30-03-2012 ( 15,30)

Analisa :Staf memang sangat dibutuhkan dalam organisasi karna staf lah yang akan menjalankan kegiatan dalam organisasi tersebut.Dan staf dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan yang dibutuhkan dalam organisasi itu sendiri.


Mungkin di antara dua kata di atas yaitu antara KEKUASAAN dan WEWENANG memiliki sedikit perbedaan. Dimulai pengertian dari masing-masing kata tersebut, adalah

·         Kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan oleh seseorang atau kelompok guna menjalankan kewenangan tersebut sesuai dengan kewenangan yang diberikan, kewenangan tidak boleh dijalankan melebihi kewenangan yang diperoleh atau kemampuan seseorang atau kelompok untuk memengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan dari pelaku.

·         Wewenang (authority) adalah hak untuk melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu. Wewenang merupakan hasil delegasi atau pelimpahan wewenang dari atasan ke bawahan dalam suatu organisasi.

·         Batasan-batasan internal dan eksternal untuk wewenang dan kekuasaan.

> Internal

1. Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi
2. Anggaran (budget)
3. Kebijaksanaan, peraturan, dan prosedur
4. Deskripsi jabatan


Eksternal
1. Undang-undang dan peraturan-peraturan pemerintah.
2. Perjanjian kerja kolektif.
3. Perjanjian dengan dealer, suplier, dan pelanggan.


Sumber : 



Teori organisasi sosial

Untuk memulai membahas tentang apa itu teori organisasi sosial, lebih baiknya kita mengatahui apa itu yang di maksud dengan teori, apa itu organisasi, dan apa itu sosial.
Yah teori bisa di bilang suatu konsep yang memiliki hubungan sistematis untuk menjelaskan suatu fenomena atau kejadian sosial tertentu. Sedangkan organisasi dalah suatu wadah yang terdiri lebih dari satu orang dimana memiliki satu tujuan bersama. Dan terakhir yaitu sosial, sosial adalah suatu keadaan dimana kita menjalin hubungan dengan orang lain, dalam arti yang dimaksud adalah terdapatnya keberadaan orang lain di kehidupan kita. Karena dengan itu hal yang mengkaitkan seseorang dengan orang lain bisa disebut sebagai sosial.
Teori organisasi sosial memiliki peranan dalam kehidupan kita. Sebagai contoh organisasi dalam lingkungan kampus. Tanpa teori pun sebuah organisasi tidak akan bisa berjalan walaupun emmiliki tujan yang sama, dengan tujuan yang sama tersebut terlebih dahulu memiliki teori yang harus di fikirkan, dan sebuah organisasi dalam kampus ataupun dimana saja pasti juga berhubungan dengan sosial, keberadaan orang lain itu lah sosialnya.
Maka dari itu antara 3 kata tersebut memiliki peranannya masing – masing dan saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya.
Dalam organisasi sosial kita juga mesti mengetahui terdapat apa saja di dalamnya. Seperti ciri-cirinya yaitu :
1.   Rumusan batas-batas operasionalnya(organisasi) jelas.
2.  Memiliki identitas yang jelas. Kenapa seperti ini, karena sebuah organisasi dimana memiliki identitas yang jelas, tujuan jelas maka akan cepat di akui oleh masyarakat.
3.   Keanggotaan formal, status dan peran. dimana setiap anggotanya memiliki peran serta tugas masing masing sesuai dengan batasan yang telah disepakati bersama. Dengan seperti ini maka organisasi akan dapat menghasilkan sebuah organisasi yang jelas yang di akui oleh masyarak sekitar.
Perlu kita ketahui juga bahwa dalam organisasi sosial pun memiliki Tipe-tipe organisasi Yang dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi formal dan organisasi informal.

Kita melakukan organisasi sosial tidak hanya sekedar melakukan, lebih baiknya kita mengetahui tujuan dan manfaatnya terlebih dahulu, dengan itu akan lebih mengerti mengapa kita melakukan organisasi sosial dalam kehidupan kita sehari hari.

Mulai dari tujuan melakukan organisasi sosial antara lain :

1. Dengan berorganisasi sosial dapat memberikan keterampilan kepada      seseorang untuk dapat hidup  bermasyarakat
2. Dengan berorganisasi sosial juga dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara efektif 
3.   tujuan lainnya dari berorganisasi sosial juga dapat membantu mengendalikan fungsi-fungsi organic yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat. 
4.   Membiasakan diri berperilaku sesuai dengan nilai-nilai dan kepercayaan pokok yang ada di masyarakat. 

Bagaimanapun organisasi sosial sangatlah penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Adapun alasan mengapa kita harus berorganisasi. dimanapun manusia akan merasa penting berorganisasi demi pergaulan maupun memenuhi kebutuhannya. Hal ini dapat kita temui pada organisasi-organisasi yang memiliki sasaran intelektual, atau ekonomi. melalui bantuan organisasi manusia dapat melakukan tiga macam hal yang tidak mungkin dilakukannya sendiri yaitu :  
1.     Dapat memperbesar kemampuannya
2.     Dapat menghemat waktu yang diperlukan untuk mencapai suatu sasaran, melalui bantuan   sebuah organisasi.
3.     Dapat menarik manfaat dari pengetahuan generasi-generasi sebelumnya yang telah  dihimpun. 
Maka dari itu manusia perlu berorganisasi, tidak kemungkinan dalam berorganisasi sosial itu itupun sendiri. 

Untuk contoh kita ambil dalam organisasi sosial dalam lingkungan kampus. Organisasi mahasiswa adalah organisasi yang beranggotakan mahasiswa. organisasi ini dapat berupa organisasi kemahasiswaan intra kampus, organisasi kemahasiswaan ekstra kampus., maupun semacam ikatan kemahasiswaan daerah yang pada umumnya beranggotakan lintas-kampus.

Pada dasarnya, Organisasi Mahasiswa adalah sebuah wadah berkumpulnya mahasiswa demi mencapai tujuan bersama, namun harus tetap sesuai dengan koridor AD/ART yang disetujui oleh semua pengurus organisasi tersebut. Organisasi Mahasiswa tidak boleh tunduk dan menyerah pada tuntutan lembaga kampus tempat organisasi itu bernaung, melainkan harus kritis dan tetap berjuang atas nama mahasiswa, bukan pribadi atau golongan. 

Kita sebagai masyarakat harus berorganisasi. Tidak menutup kemungkinan untuk melakukan berorganisasi  sosialOrganisasi sosial sebenernya harus di dukung penuh dari diri kita sendiri agar dapat mencapai tujuan yang sempurna.