TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN

PENGERTIAN

Pengambilan keputusan dapat dianggap sebagai suatu hasil atau keluaran dari proses mental atau kognitif yang membawa pada pemilihan suatu jalur tindakan di antara beberapa alternatif yang tersedia. Setiap proses pengambilan keputusan selalu menghasilkan satu pilihan final [1]. Keluarannya bisa berupa suatu tindakan (aksi) atau suatuopini terhadap pilihan. Kebijakan adalah suatu tindakan yang mengarah pada tujuan tertentu yang dilakukan oleh seorang aktor atau beberapa aktor berkenaan dengan suatu masalah. Tindakan para aktor kebijakan dapat berupa pengambilan keputusan yang biasanya bukan merupakan keputusan tunggal, artinya kebijakan diambil dengan cara mengambil beberapa keputusan yang saling terkait dengan masalah yang ada. Pengambilan keputusan dapat diartikan sebagai pemilihan alternatif terbaik dari beberapa pilihan alternatif yang tersedia.

JENIS KEPUTUSAN
  • Keputusan terprogram/keputusan terstruktur : keputusan yg berulang2 dan rutin, sehingga dapt diprogram. Keputusan terstruktur terjadi dan dilakukan terutama pd manjemen tingkat bawah. CONTOH :  keputusan pemesanan barang, keputusan penagihan piutang,dll.
  • Keputusan tidak terprogram/ tidak terstruktur : keputusan yg tidak terjadi berulang-ulang dan tidak selalu terjadi. Keputusan ini terjadi di manajemen tingkat atas. Informasi untuk pengambilan keputusan tdk terstruktur tdk mudah untuk didapatkan dan tdk mudah tersedia dan biasanya berasal dari lingkungan luar. Pengalaman manajer merupakan hal yg sangat penting didalam pengambilan keputusan tdk terstruktur. CONTOH : dimana Keputusan untuk bergabung dengan perusahaan lain adalah contoh keputusan tdk terstruktur yg jarang terjadi.


SUMBER :
  1. http://dickysyuhada.blogspot.com/2011/01/proses-pengambilan-keputusan.html (03052012 - 18:29)
  2.  http://id.wikipedia.org/wiki/Pengambilan_keputusan ( 03052012 - 18:18)
  3. http://sahri-rahman.blogspot.com/2011/12/teori-pengambilan-keputusan.html (03052012 - 18: 24 ) 



Definisi Staf

Staff adalah personil yangmembantu atasan (pimpinan) mereka dalam melaksanakan tugas yang diberikan. (artikata.com)

Macam- macam staf

Pada dasarnya staf dapat dibedakan menjadi dua macam :

1. STAF PENASIHAT

Dibentuk untuk memberikan saran, bantuan, dan jasa kepada seorang manajer. Staf penasihat juga memberikan saran-saran kepada pimpinan terhadap semua bidang yang menjadi tugas dan tanggung jawab pimpinan. Apabila diperlukan Manajer dapat menunjuk atau mengangkat staf penasihat dalam bidang perencanaan, pengorganisasian, pemberian motivasi, pengawasan, dan pengambilan keputusan.
Agar saran-saran yang diberikan kepada pimpinan merupakan saran yang sudah matang, obyektif dan telah diuji serta diteliti kebenarannya, maka saran-saran itu harus digarap melalui suatu proses. Proses pemberian saran tersebut melalui kegiatan sebagai berikut :
Pengumpulan data dapat dilakukan dengan mengadakan penelitian atau riset.
Mengadakan analisis fakta-fakta, informasi-informasi yang diterima.
Mengadakan evaluasi atau penilaian.
Membuat berbagai alternatif atau kemungkinan.
Mengadakan pemilihan dari berbagai kemungkinan yang dianggap paling baik.
Membuat kesimpulan.
Merumuskan saran-saran atau pertimbangan-pertimbangan dalam suatu bentuk tertentu sehingga mudah dan cepat dipahami oleh pimpinan.

2. STAF PELAYANAN ( Staf Specialis )

Yaitu membantu pimpinan dalam melancarkan tugas-tugas organisasi, dalam memberikan pelayanan untuk seluruh lini dan unsur organisasi. Fungsi utama staf pelayanan adalah memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya dalam bentuk kegiatan-kegiatan operasional, bukan memberikan saran atau pertimbangan.
Organisasi bentuk lini dan staff ada dua kelompok tenaga kerja. Kelompok pertama tugas utamanya bersifat menerjemahkan tugas pokok menjadi aktivitas, sedangkan yang lain tugasnya melakukan kegiatan-kegiatan penunjang demi lancarnya roda organisasi dan mekanisme kerjasama yang harmonis, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Kedua kelompok ini mempunyai peranan penting dalam merealisasi tujuan organisasi secara efektif dan efisien.
Sepintas terlihat seolah-olah karyawan lini lebih penting karena tugas meraka yang utama melaksanakan aktivitas penting untuk merealisasi tujuan. Malah kadang-kadang dianggap kalau tanpa karyawan staff tujuan dapat juga direalisasi. Pandangan ini terutama dalam organisasi modern kurang tepat, walaupun sifat aktivitas karyawan staff sebagai penunjang kegiatan yang dilakukan olah karyawan lini, akan tetapi peranan mereka dalam menciptakan efektivitas dan efisiensi sangat penting. Dengan bantuan karyawan staff organisasi dapat mendayagunakan resources yang dimiliki perusahaan secara optimum, karena mereka dapat melihat berbagai kemungkinan, pendidikan dan pengalaman mereka memungkinkan memilih kesempatan yang terbaik.
Pembahasan tentang pentingnya peranan staff dalam proses manajemen berarti tidak saja menbahas pentingnya kegiatan-kegiatan penunjang terlaksana dengan efisien dan ekonomis, akan tetapi juga membahas pentingnya peranan karyawan staff dalam membantu management members dalam mengambil keputusan.
Sering kurang disadari bahwa tugas utama dari seorang pemimpin adalah mengambil keputusan. Segala sesuatu yang terjadi dalam organisasi sebaiknya adalah karena diputuskan demikian bukan karena secara kebetulan terjadi. Keputusan-keputusan yang diambil oleh berbagai eselon pemimpin dalam organisasi tentu mempunyai bobot yang berbeda-beda pula. Semakin tinggi kedudukan seseorang dalam organisasi maka semakin besar keputusan yang diambilnya meskipun sering bobot dari keputusan tersebut bersifat umum dan kualitatif. Top management dalam organisasi mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mengambil keputusan yang bersifat menyeluruh dalam arti bahwa keputusannya akan mempunyai implikasi yang luas terhadap seluruh organisasi. Lower management biasanya membuat keputusan-keputusan yang terbatas kepada unit organisasi yang dipimpinnya. Dan sifat keputusannya lebih mudah diterjemahkan kepada bentuk yang bersifat kuantitatif.

Fungsi-fungsi staf

staf dibagi menurut fungsi-fungsi yang ada di perusahaan, seperti staf personalia, staf pengembangan, staf perencanaan, staf pemasaran dan staf lain/sebagainya.. Jenis staf menurut banyaknya pemimpin yang dilayani dibedakan menjadi: 

1. staf khusus, staf ini memiliki tugas untuk memberikan saran, konsultasi, bantuan serta melayani seluruh lini dan unsur organisasi. sifat khusus staf spesialis yaitu: 

a)        terbatas dalam pemberian masihat dan bantuan serta tidak mempunyai 
           kekuasaan terhadap elemen-elemen dalam organisasi.
b)        nasihat dan bantuannya diberikan kepada seluruh bagian dan seksi. 
c)        nasihat dan bantuannya hanya untuk lapangan tertentu. 

2.  staf pribadi, memiliki tugas memberikan saran, bantuan, dan jasa kepada manajer. staf ini sering di sebut asisten yang mempunyai tugas bermaca-macam untuk satu atasan dan biasanya bersifat generalis. umumnya ini diperbantukan manajer tingkat tinggi (top manajer). staf pribadi ini dibagi menjadi dua, yaitu : 

a) staf asistens, disebut juga asisten manajer atau asisten director yang berposisi sebagai lini atau hubungan lini, yaitu hubungan orang-orang dan komponen-komponen yang bertanggung jawab atas tercapainya tujuan perusahaan serta mempunyai wewenang mengambil keputusan akhir/terakhir mengenai hal yang berhubungan dengan tujuan. staf asisten ini meliputi: ~asisten to dan executive assintants memberi bantuan kepada pucuk pimpinan dalam suatu tugas pimpinan tertentu dan memberikan segala hal yang di perlukan. ~administrative assistants memberikan layanan kepada seorang pimpinan dalam soal kecil administrasi. ~special assistants memberikan layanan dalam bidang keahliannya kepada pimpinan. 

b) line assistant yaitu assistant yang berada pada masing-masing fungsional yang ada dalam perusahaan, dan dia memberikan nasehat dan bantuannya pada bidang menurut fungsinya. 

Sumber :
http://ye2couple.wordpress.com/2012/03/05/peranan-staf-dalam-organisasi/30-03-2012 ( 15,30)

Analisa :Staf memang sangat dibutuhkan dalam organisasi karna staf lah yang akan menjalankan kegiatan dalam organisasi tersebut.Dan staf dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan yang dibutuhkan dalam organisasi itu sendiri.


Mungkin di antara dua kata di atas yaitu antara KEKUASAAN dan WEWENANG memiliki sedikit perbedaan. Dimulai pengertian dari masing-masing kata tersebut, adalah

·         Kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan oleh seseorang atau kelompok guna menjalankan kewenangan tersebut sesuai dengan kewenangan yang diberikan, kewenangan tidak boleh dijalankan melebihi kewenangan yang diperoleh atau kemampuan seseorang atau kelompok untuk memengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan dari pelaku.

·         Wewenang (authority) adalah hak untuk melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu. Wewenang merupakan hasil delegasi atau pelimpahan wewenang dari atasan ke bawahan dalam suatu organisasi.

·         Batasan-batasan internal dan eksternal untuk wewenang dan kekuasaan.

> Internal

1. Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi
2. Anggaran (budget)
3. Kebijaksanaan, peraturan, dan prosedur
4. Deskripsi jabatan


Eksternal
1. Undang-undang dan peraturan-peraturan pemerintah.
2. Perjanjian kerja kolektif.
3. Perjanjian dengan dealer, suplier, dan pelanggan.


Sumber : 



Teori organisasi sosial

Untuk memulai membahas tentang apa itu teori organisasi sosial, lebih baiknya kita mengatahui apa itu yang di maksud dengan teori, apa itu organisasi, dan apa itu sosial.
Yah teori bisa di bilang suatu konsep yang memiliki hubungan sistematis untuk menjelaskan suatu fenomena atau kejadian sosial tertentu. Sedangkan organisasi dalah suatu wadah yang terdiri lebih dari satu orang dimana memiliki satu tujuan bersama. Dan terakhir yaitu sosial, sosial adalah suatu keadaan dimana kita menjalin hubungan dengan orang lain, dalam arti yang dimaksud adalah terdapatnya keberadaan orang lain di kehidupan kita. Karena dengan itu hal yang mengkaitkan seseorang dengan orang lain bisa disebut sebagai sosial.
Teori organisasi sosial memiliki peranan dalam kehidupan kita. Sebagai contoh organisasi dalam lingkungan kampus. Tanpa teori pun sebuah organisasi tidak akan bisa berjalan walaupun emmiliki tujan yang sama, dengan tujuan yang sama tersebut terlebih dahulu memiliki teori yang harus di fikirkan, dan sebuah organisasi dalam kampus ataupun dimana saja pasti juga berhubungan dengan sosial, keberadaan orang lain itu lah sosialnya.
Maka dari itu antara 3 kata tersebut memiliki peranannya masing – masing dan saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya.
Dalam organisasi sosial kita juga mesti mengetahui terdapat apa saja di dalamnya. Seperti ciri-cirinya yaitu :
1.   Rumusan batas-batas operasionalnya(organisasi) jelas.
2.  Memiliki identitas yang jelas. Kenapa seperti ini, karena sebuah organisasi dimana memiliki identitas yang jelas, tujuan jelas maka akan cepat di akui oleh masyarakat.
3.   Keanggotaan formal, status dan peran. dimana setiap anggotanya memiliki peran serta tugas masing masing sesuai dengan batasan yang telah disepakati bersama. Dengan seperti ini maka organisasi akan dapat menghasilkan sebuah organisasi yang jelas yang di akui oleh masyarak sekitar.
Perlu kita ketahui juga bahwa dalam organisasi sosial pun memiliki Tipe-tipe organisasi Yang dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi formal dan organisasi informal.

Kita melakukan organisasi sosial tidak hanya sekedar melakukan, lebih baiknya kita mengetahui tujuan dan manfaatnya terlebih dahulu, dengan itu akan lebih mengerti mengapa kita melakukan organisasi sosial dalam kehidupan kita sehari hari.

Mulai dari tujuan melakukan organisasi sosial antara lain :

1. Dengan berorganisasi sosial dapat memberikan keterampilan kepada      seseorang untuk dapat hidup  bermasyarakat
2. Dengan berorganisasi sosial juga dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara efektif 
3.   tujuan lainnya dari berorganisasi sosial juga dapat membantu mengendalikan fungsi-fungsi organic yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat. 
4.   Membiasakan diri berperilaku sesuai dengan nilai-nilai dan kepercayaan pokok yang ada di masyarakat. 

Bagaimanapun organisasi sosial sangatlah penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Adapun alasan mengapa kita harus berorganisasi. dimanapun manusia akan merasa penting berorganisasi demi pergaulan maupun memenuhi kebutuhannya. Hal ini dapat kita temui pada organisasi-organisasi yang memiliki sasaran intelektual, atau ekonomi. melalui bantuan organisasi manusia dapat melakukan tiga macam hal yang tidak mungkin dilakukannya sendiri yaitu :  
1.     Dapat memperbesar kemampuannya
2.     Dapat menghemat waktu yang diperlukan untuk mencapai suatu sasaran, melalui bantuan   sebuah organisasi.
3.     Dapat menarik manfaat dari pengetahuan generasi-generasi sebelumnya yang telah  dihimpun. 
Maka dari itu manusia perlu berorganisasi, tidak kemungkinan dalam berorganisasi sosial itu itupun sendiri. 

Untuk contoh kita ambil dalam organisasi sosial dalam lingkungan kampus. Organisasi mahasiswa adalah organisasi yang beranggotakan mahasiswa. organisasi ini dapat berupa organisasi kemahasiswaan intra kampus, organisasi kemahasiswaan ekstra kampus., maupun semacam ikatan kemahasiswaan daerah yang pada umumnya beranggotakan lintas-kampus.

Pada dasarnya, Organisasi Mahasiswa adalah sebuah wadah berkumpulnya mahasiswa demi mencapai tujuan bersama, namun harus tetap sesuai dengan koridor AD/ART yang disetujui oleh semua pengurus organisasi tersebut. Organisasi Mahasiswa tidak boleh tunduk dan menyerah pada tuntutan lembaga kampus tempat organisasi itu bernaung, melainkan harus kritis dan tetap berjuang atas nama mahasiswa, bukan pribadi atau golongan. 

Kita sebagai masyarakat harus berorganisasi. Tidak menutup kemungkinan untuk melakukan berorganisasi  sosialOrganisasi sosial sebenernya harus di dukung penuh dari diri kita sendiri agar dapat mencapai tujuan yang sempurna. 


ya manusia dan kegelisahan. 
pasti semua manusia pernah mengalami yang namanya kegelisahan.


Salah satu dari bagia kehidupan manusia yang sekian banyak dialami oleh manusia salah satunya adalah kegelisahan. Kegelisahan disini bukan ke-geli – geli basah-an.


Kegelisahan dalam diri manusia dapat timbul sewaktu – waktu tanpa atau dengan diharpkan kehadirannya. Banyak faktor yang yang mempengaruhi dan menimbulkan kegelisahan dalam diri manusia. Adanya rasa gelisah yang dirasakan dan dialami oleh manusia pada dasarnya disebabkan oleh manusianya itu sendiri karena semua manusia memiliki hati, perasaan dan pikiran. Kegelisahan pada diri manusia biasanya sangat erat kaitannya dengan sebauh kata “Tanggung Jawab”. Baik secara individual, sosial maupun religius. Jika usaha yang telah kita lakukan untuk mempertanggung jawabkan mengalami kesulitan dan kendala, kegagalan atau tidak berhasil maka secara langsung otak kita akan terkoneksi dengan yang direspon “Kegagalan dan permasalahan”. Dengan kata lain terkoneksi dengan hati, perasaan dan pikiran. Baik disadari atau tidak disadari. Begitu pula jika yang telah dilakukan telah memcapai titik maksimum dan berhasil maka kita sendiri tidak luput dari permasalahan dan kegelisahan, sebagai conth kegelisahan untuk mempertahankannya dan sebaginya.


mungkin beberapa contoh suatu penyebab kegelisahan pada diri manusia = keterasingan, kesendirian, dan mungkin masih banyak lagi. 


sumber : http://filsafat.kompasiana.com/2010/04/28/manusia-dan-kegelisahan/


manusia dan harapaan. 

Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.


Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan. 
Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yabg mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.


maka dari itu harapaan yang ingin terkabul harus di sertai usaha kerja kerasa seseorang, dan tak lupa selalu berdoa dan memohon kepada sang Maha Pencipta.


sumber : http://vinicgilang.blogspot.com/2010/04/manusia-dan-harapan.html


KEINDAHAN ? KEBAHAGIAAN ? sedikit mengetahui apa itu yang di maksud keindahan dan kebahagiaan. memamng sebenarnya tidak beda jauh hubungan antar kedua hal tersebut. Keindahan  atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam kamus besar indonesia keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya. keindahan adalah sesuatu yang ga bisa di gantikan oleh rasa apapun dan oleh apapun. 


Analisa :sedikit menurut saya apa itu yang di maksud keindahan ataupun kebahagiaan. Kebahagiaan saya dapatkan setelah penderitaan itu hilang ,dan karana penderitaanlah saya bisa merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya .dan seseorang itu lah yang membuat saya bahagia sekarang ,mungin saya akan mempertahankan orang ini karena dia lah hidup saya menjadi lebih semangat karena ada yang memotivasi saya untuk menjadi lebih baik lagi .